Langsung ke konten utama

Olimpiade Biologi Indonesia Raih Emas, Perak dan Perunggu

Infodunia-pendidikan.blogspot.com. Kabar bahagia datang dari Olimpiade Biologi Internasional  atau international Biology Olimpiyad (IBO) yang kali ini Tim Olimpiade Biologi (IBO) dari Indonesia yang meraih medali emas, perak, dan perunggu.

Pagelaran olimpiade biologi internasional kali ini adalah 26th International Biology Olympiad, yang diselenggarakan di Denmark. Siswa-siswa yang menjadi peserta IBO 2015 merupakan hasil seleksi berjenjang yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota,  provinsi hingga tingkat nasional pada tahun 2014 di Mataram, NTB.

Tim olimpiade biologi
Tim olimpiade biologi Indonesia


IBO 2015 diselenggarakan di Aarhus, kota terbesar kedua di Denmark setelah Kopehagen pada tanggal 12-19 Juli 2015. Acara pembukaan akan dilaksanakan pada hari Minggu, 12 Juli 2015 di Concert Hall, Aarhus. 

Pada tanggal 14 Juli 2015, siswa peserta IBO akan melaksanakan tes praktikum yang meliputi 4 topik yaitu: 1) Mikrobiologi dan Biologi Molekuler, 
2) Anatomi, Sistematik dan Evolusi Tumbuhan, 
3) Morfologi dan Fungsional Hewan, 
4) Biokimia 

Dengan masing-masing waktu selama 90 menit. Selanjutnya pada tanggal 16 Juli 2015, siswa akan mengerjakan 2 set soal teori yang masing-masing membutuhkan waktu 210 menit (3,5 jam).  Soal praktikum dan teori akan dikerjakan dengan menggunakan komputer tablet. Sistem penilaian berdasarkan pada bobot yang sama antara tes praktikum dan tes teori. Semua kegiatan tes (praktikum dan teori) akan dilakukan di Aarhus University.

Tim Olimpiade Biologi Indonesia 2015 akan diwakili oleh empat siswa(i) SMA yaitu:
  1. Hana Fauzyyah Hanifin (Siswi Kelas XII SMA Semesta, Semarang)
  2. Nagita Gianty Annisa (Siswi Kelas XII, MAN Insan Cendekia, Serpong, Tangerang)
  3. Maria Patricia Inggriani (Siswi Kelas XII, SMA Kharisma Bangsa, Tangerang)
  4. Valdi Ven Japranata (Siswa Kelas XII, SMAK IPEKA Sunter, Jakarta)
Keempat siswa tersebut bersaing dengan 244 siswa dari total 62 negara peserta untuk memperebutkan medali. Selain siswa peserta, kontingen Indonesia juga terdiri dari tim pendamping yang selama ini juga berperan sebagai tim pembina pusat yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan siswa Indonesia sebelum berkompetisi di IBO.

Tim pendamping juga akan bertindak sebagai juri yang akan berperan aktif pada saat diskusi materi tes serta penerjemahan materi tes dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. Secara umum, tim juri IBO 2015 merupakan Professor ataupun staf akademik dari universitas-universitas termuka diantaranya University of Bern (Switzerland), University of Dresden (Jerman), Wagenigen University (Belanda), NTU dan NUS (Singapura), University of Tsukuba (Jepang), dan Purdue University (USA).

Adapun peserta yang memperoleh medali dari IBO 2015 Denmark adalah :

  1. Maria Patricia Inggriani (SMA Kharisma Bangsa) berhasil meraih medali emas Olimpiade Internasional Biologi 2015
  2. Valdi Ven Japranata (SMAK IPEKA Sunter, Jakarta) dan Hana Fauzyyah Hanifin (SMA SEMESTA, Semarang) sumbang medali perak IBO 2015
  3. Nagita Gianty Annisa (MAN Insan Cendekia, Serpong) meraih medali Perunggu IBO 2015
Demikian Berita bahagia kali ini mengenai Olimpiade Biologi Indonesia Raih Emas, Perak dan Perunggu. Semoga bisa lebih ditingkatkan pada kesempatan mendatang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop -  Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan bagaimana  mengatasi laptop troubleshoot . Saat ini banyak tempat umum yang menyediakan jaringan hotspot (wifi) untuk menarik pelanggan, seperti di mall, cafe, bahkan dirumah sakit sudah menggunakan fasilitas wifi , dll. Namun ada kalanya pada saat kita mengkoneksikan ke jaringan tersebut sering terjadi masalah padahal posisi pada laptop sudah  connect  dengan jaringan wifi tersebut tetapi kenapa tidak bisa browsing atau mengakses internet? Ikuti Langkah-Langkah berikut ini : Langkah pertama cek pada bagian bawah layar pada bagian pojok kanan bawah yang biasanya menunjukan icon untuk koneksi wireless pada laptop,jika terdapat segitiga berwarna kuning dengan tanda seru  (!)  maka itu berarti anda sama sekali tidak bisa mengakses ke Internet, solusinya adalah : 1. Buka  Control Panel  kemudian pilih  Network and sharing center . 2. Setelah itu pilih...

UU ITE kaitannya dengan Perkembangan E-commerce

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum. UU ini memiliki yurisdiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Sembilan pasal UU ITE mengamanatkan pembentukan Peraturan Pemerintah: Lembaga Sertifikasi Keandalan (Pasal 10 ayat 2); Tanda Tangan Elektronik (Pasal 11 ayat 2); Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (Pasal 13 ayat 6); Penyelenggara Sistem Elektronik (Pasal 16 ayat 2); Penyelenggaraan Transaksi Elektronik (Pasal 17 ayat 3); Penyelenggara Agen Elektronik (Pasal 22 ayat 2); Pengelolaan Nama Domain (Pasal 24); Tat...

Troubleshooting Jaringan

Monitoring Koneksi Salah satu bentuk paling mendasar dari monitoring koneksi berlangsung tiap hari pada jaringan. Proses user login ke jaringan akan memastikan bahwa koneksi itu sedang bekerja dengan baik atau jika tidak bagian jaringan akan segera dihubungi. Namun, ini bukanlah cara yang paling baik atau efisien dalam memonitoring jaringan yang ada. Tersedia program-program sederhana yang bisa digunakan oleh administrator untuk membuat daftar alamat IP host dan secara periodik mem-ping alamat tersebut. Jika ada masalah koneksi, program akan memperingati administrator melalui output ping. Ini merupakan cara yang paling kuno dan tidak efisien, tetapi masih lebih baik dibanding tidak melakukan apa-apa sama sekali. Aspek lain dari cara monitoring seperti ini adalah ia hanya memberitahu bahwa di suatu tempat antara stasiun monitoring dan perangkat target ada gangguan komunikasi. Gangguan bisa jadi router, switch, bagian jaringan yang tidak baik, atau memang host-nya yang sedang down. Tes p...