Langsung ke konten utama

Memperbaiki MicroSD Yang Rusak + Mengembalikan Data

Memperbaiki MicroSD Yang Rusak + Mengembalikan Data



Memperbaiki MicroSD Yang Rusak + Mengembalikan Data  - MicroSD merupakan bagian yang cukup penting karena berisi data-data kita didalamnya. Tutorial ini sebenarnya saya buat berdasarkan pengalaman saya dimana microSD saya tiba-tiba tidak terdeteksi,

Lebih jelasnya :

Ketika microsd itu dipasang di hp android saya, muncul pesan "SD Card Blank or have unknown file system" dan jika disentuh pesan itu maka akan diminta untuk memformatnya

Ketika microsd itu dihubungkan ke komputer melalui cardreader, dan saya buka, muncul pesan "The disk in the drive G is not formatted Do you want to format it now ?"



Ketika saya membuka Link2SD (Disimpan di memori internal), partisi FAT32 tertulis "Sdcard nofs"

Ketika saya membuka Software Mini Tool Partition Wizard, partisi microsd yang seharusnya FAT32 menjadi Other


Banyak sekali data2 penting saya di microSD dan tiba2 lenyap. Untungnya saya tidak segera memformatnya. Jadi kalau kalian muncul masalah begini JANGAN DIFORMAT TERLEBIH DAHULUSayapun akhirnya menemukan solusinya yakni dengan menggunakan Software yang mampu merecover partition. Dari beberapa Software Recovery yang telah saya coba yakni Eassos Recovery, Find And Mount Partition, Stellar Phoenix Recovery, iCare Data Recovery, dan Recuva, ternyata yang memuaskan dan berhasil yakni iCare Data Recovery

Dan berikut akan saya jelaskan tutorial mengenai  Memperbaiki MicroSD rusak, MicroSD tak terdeteksi, MicroSD Blank, MicroSD Corrupted, Partisi Hilang/Tak terdeteksi, Partisi FAT32 MicroSD Hilang, MicroSD minta diformat, MicroSD/SDCard menjadi nofs, MicroSD/SDCard unknown file system

Bahan :

Komputer/Laptop
CardReader
Software iCare Dara Recovery

Langkah-langkah :

1) Download iCare Data Recovery (Apabila sulit/gagal mendownload lewat Tusfiles, klik ini terlebih dahulu, lalu klik/refres link download iCare tadi)
2) Download serial keynya
3) Install Software iCare Data Recovery di komputer
4) Buka software itu
5) Klik Register
6) Masukan kode serial number yang tadi telah kalian download


7) Pilih lost partition recovery

8Pilih drive microsd anda yang terdeteksi, disini saya menggunakan microsd 4 GB (3.78 GB)




9) Klik tombo recover yang ada di pojok kanan bawah


10Silahkan ditunggu



11) Beri centang semua kecuali Raw Files, Dir0, dan folder aneh yang bukan asli di dalam microsd


12) Sebelum klik save files, cek apakah selected file itu ukurannya mencukupi
13) Lalu Save files

14) Pilih tempat yang digunakan sebagai recovering



15) Tunggu proses Recovery files, biasanya memakan waktu yang lama tergantung besar kapasitas microSD, ukuran file/folder yag akan direcover, class microSD, dan lain-lain



16) Selesai merecover, sekarang buka folder tempat sdcard itu direcover, contohnya ini :


17) Sekarang tinggal format sdcardnya
18) Terus pindahkan isi microsd yang telah direcover di komputer (contoh di local disk D/E) ke sdcard tadi
19) Selesai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop -  Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan bagaimana  mengatasi laptop troubleshoot . Saat ini banyak tempat umum yang menyediakan jaringan hotspot (wifi) untuk menarik pelanggan, seperti di mall, cafe, bahkan dirumah sakit sudah menggunakan fasilitas wifi , dll. Namun ada kalanya pada saat kita mengkoneksikan ke jaringan tersebut sering terjadi masalah padahal posisi pada laptop sudah  connect  dengan jaringan wifi tersebut tetapi kenapa tidak bisa browsing atau mengakses internet? Ikuti Langkah-Langkah berikut ini : Langkah pertama cek pada bagian bawah layar pada bagian pojok kanan bawah yang biasanya menunjukan icon untuk koneksi wireless pada laptop,jika terdapat segitiga berwarna kuning dengan tanda seru  (!)  maka itu berarti anda sama sekali tidak bisa mengakses ke Internet, solusinya adalah : 1. Buka  Control Panel  kemudian pilih  Network and sharing center . 2. Setelah itu pilih...

UU ITE kaitannya dengan Perkembangan E-commerce

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum. UU ini memiliki yurisdiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Sembilan pasal UU ITE mengamanatkan pembentukan Peraturan Pemerintah: Lembaga Sertifikasi Keandalan (Pasal 10 ayat 2); Tanda Tangan Elektronik (Pasal 11 ayat 2); Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (Pasal 13 ayat 6); Penyelenggara Sistem Elektronik (Pasal 16 ayat 2); Penyelenggaraan Transaksi Elektronik (Pasal 17 ayat 3); Penyelenggara Agen Elektronik (Pasal 22 ayat 2); Pengelolaan Nama Domain (Pasal 24); Tat...

Troubleshooting Jaringan

Monitoring Koneksi Salah satu bentuk paling mendasar dari monitoring koneksi berlangsung tiap hari pada jaringan. Proses user login ke jaringan akan memastikan bahwa koneksi itu sedang bekerja dengan baik atau jika tidak bagian jaringan akan segera dihubungi. Namun, ini bukanlah cara yang paling baik atau efisien dalam memonitoring jaringan yang ada. Tersedia program-program sederhana yang bisa digunakan oleh administrator untuk membuat daftar alamat IP host dan secara periodik mem-ping alamat tersebut. Jika ada masalah koneksi, program akan memperingati administrator melalui output ping. Ini merupakan cara yang paling kuno dan tidak efisien, tetapi masih lebih baik dibanding tidak melakukan apa-apa sama sekali. Aspek lain dari cara monitoring seperti ini adalah ia hanya memberitahu bahwa di suatu tempat antara stasiun monitoring dan perangkat target ada gangguan komunikasi. Gangguan bisa jadi router, switch, bagian jaringan yang tidak baik, atau memang host-nya yang sedang down. Tes p...