Langsung ke konten utama

Telaah Perilaku dan Sikap Orang Tua dan Sikap Orang Tua yang Mendukung Tumbuh Kembang Anak


Para ahli telah membuktikan bahwa kita sendiri sebagai orang tua dapat merasakan bahwa usia balita adalah usia yang luar biasa bagi perkembangan intelektual dan kreatifitas seorang anak.
Masa balita sering disebut the golden age, masa keemasan seorangmanusia yang kini disadari adalah peranan orang tua dalam memberikan kesempatan dan memberi rangsangan karena jelas mereka belum bisa memperolehnya sendiri, bukan bantuan ornag lain yang paling dekat adalah orangtua.
Dalam kehidupan sekarang ini tidak kalah pentingnya adalah kecerdasan emosi yang dikaitkan dengan kematangan emosi seperti bijaksana dalam mengambil keputusan, dapat menimbang, berimajinasi dampak dari keputusan yang diambil. Anak-anak yang memiliki kecerdasan yang tinggi mempunyai ciri-ciri :
1.      Mempunyai kelincahan dalam berpikir seperti tanggap dalam sesuatu, mempunyai daya ingat yang baik dan efektif, walaupun masih kecil dapat berkonsentrasi dalam waktu lama pada hal-hal yang menarik minat mereka.
2.      Mempunyai semangat bersaing yang tinggi baik bersaing terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain, memiliki keinginan besar untuk selalu lebih baik, maupun memotivasi diri sendiri.
3.      Cepat menemukan perbedaan-perbedaan dan mudah menangkap sesuatu yang tidak biasa.
4.      Dapat menggunakan kesadaran yang tinggi untuk mengumpulkan informasi dengan cepat dan hal ini dapat memungkinkan mereka untuk cepat belajar dari pengalaman termasukmeniru pelaku dari orang lain.
5.      Memiliki kepekaan yang tinggi, lebih responsif dan membutuhkan pendekatan yang lembut dan pujian yang cukup, juga memiliki emosi yang baik.
6.      Keinginan belajar yang tinggi dari sumber apapun.
7.      Memiliki rasa ingin tahu yang besar melalui pertanyaan-pertanyaan yang dikeluarkan secara aktif dan berkesinambungan.
8.      Kemampuan bertahan menghadapi frustasi.
9.      Mampu mengendalikan diri, mengatur suasana hati, dan menjaga beban stress agar tidak melumpuhkan kemampuan berfikir.
10.  Mempunyai latar belakang yang cukup.

Bagi anak yang berfikir kreatif, mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1.      Memiliki rasa ingin tahu yang besar.
2.      Aktif dan giat bertanya serta tanggap terhadap suatu pertanyaan.
3.      Selalu bersikap terbuka terhadap hal-hal baru yang berbeda.
4.      Selalu ingin menemukan dan meneliti tentang sesuatu.
5.      Senang pada tugas berat dan sulit.
6.      Cenderung menemui jawaban yang luas dan memuaskan.
7.      Berdedikasi tinggi dan aktif dalam  menjalankan tugas.
8.      Memiliki cara berpikir yang fleksibel divergendan konvergen.
9.      Berkemampuan menganalisis dan mengsintesis masalah.
10.  Mempunyai daya imajinasi dan abstraksi yang baik.
11.  Memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan mandiri.
12.  Memiliki kemampuan melahirkan berbagai gagasan dalam menyelesaikan masalah dan memiliki aspirasi yang baik.
13.  Memiliki latar belakang membaca yang cukup luas.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop -  Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan bagaimana  mengatasi laptop troubleshoot . Saat ini banyak tempat umum yang menyediakan jaringan hotspot (wifi) untuk menarik pelanggan, seperti di mall, cafe, bahkan dirumah sakit sudah menggunakan fasilitas wifi , dll. Namun ada kalanya pada saat kita mengkoneksikan ke jaringan tersebut sering terjadi masalah padahal posisi pada laptop sudah  connect  dengan jaringan wifi tersebut tetapi kenapa tidak bisa browsing atau mengakses internet? Ikuti Langkah-Langkah berikut ini : Langkah pertama cek pada bagian bawah layar pada bagian pojok kanan bawah yang biasanya menunjukan icon untuk koneksi wireless pada laptop,jika terdapat segitiga berwarna kuning dengan tanda seru  (!)  maka itu berarti anda sama sekali tidak bisa mengakses ke Internet, solusinya adalah : 1. Buka  Control Panel  kemudian pilih  Network and sharing center . 2. Setelah itu pilih...

UU ITE kaitannya dengan Perkembangan E-commerce

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum. UU ini memiliki yurisdiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Sembilan pasal UU ITE mengamanatkan pembentukan Peraturan Pemerintah: Lembaga Sertifikasi Keandalan (Pasal 10 ayat 2); Tanda Tangan Elektronik (Pasal 11 ayat 2); Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (Pasal 13 ayat 6); Penyelenggara Sistem Elektronik (Pasal 16 ayat 2); Penyelenggaraan Transaksi Elektronik (Pasal 17 ayat 3); Penyelenggara Agen Elektronik (Pasal 22 ayat 2); Pengelolaan Nama Domain (Pasal 24); Tat...

Troubleshooting Jaringan

Monitoring Koneksi Salah satu bentuk paling mendasar dari monitoring koneksi berlangsung tiap hari pada jaringan. Proses user login ke jaringan akan memastikan bahwa koneksi itu sedang bekerja dengan baik atau jika tidak bagian jaringan akan segera dihubungi. Namun, ini bukanlah cara yang paling baik atau efisien dalam memonitoring jaringan yang ada. Tersedia program-program sederhana yang bisa digunakan oleh administrator untuk membuat daftar alamat IP host dan secara periodik mem-ping alamat tersebut. Jika ada masalah koneksi, program akan memperingati administrator melalui output ping. Ini merupakan cara yang paling kuno dan tidak efisien, tetapi masih lebih baik dibanding tidak melakukan apa-apa sama sekali. Aspek lain dari cara monitoring seperti ini adalah ia hanya memberitahu bahwa di suatu tempat antara stasiun monitoring dan perangkat target ada gangguan komunikasi. Gangguan bisa jadi router, switch, bagian jaringan yang tidak baik, atau memang host-nya yang sedang down. Tes p...