Langsung ke konten utama

Tips Anti Galau Bagi Lulusan SMK

Assalamu'alaikum.
IDP-Blog. Bagi adik-adik yang tahun ini lulus dari bangku SMK atau MAK (bukan SMA/MA), apapun jurusannya, ada baiknya perhatikan beberapa tips berikut agar tidak galau menghadapi masa depan nantinya.

Secara umum, setelah lulus SMK/MAK ada 2 pilihan besar yang bisa diambil oleh adik-adik, yaitu lanjut kuliah atau langsung bekerja. Nah, bagi kalian yang ingin menyambung studi bisa menyimak baik-baik tips-tips memilih kampus.
Tips Anti Galau Bagi Lulusan SMK
Tips Anti Galau Bagi Lulusan SMK

Fokus pembahasan admin kali ini adalah pilihan kedua, yaitu setelah lulus langsung bekerja.
Tentunya lulusan SMK memiliki kelebihan khusus dibandingkan dengan lulusan SMA. Sejatinya lulusan SMK memang diarahkan untuk menjadi pribadi yang siap kerja. Oleh karena itulah banyak lulusan SMP sederajat memilih melanjutkan ke jenjang SMK, karena memang berniat tidak kuliah lagi nantinya..

Berikut tips bagi lulusan SMK yang mudah-mudahan bisa menginspirasi.

1. Melamar di tempat magang/prakerin
Inilah salah satu kelebihan yang menurut admin sangat menonjol dari SMK. Adanya proses magang di perusahaan/instansi tertentu dalam proses pembelajarannya. Jika kalian dahulu punya reputasi bagus ketika magang, admin yakin tidak ada salahnya jika kalian mencoba mendatangi kembali tempat magang kalian dahulu untuk mencari informasi tentang pekerjaan.
Setidaknya tanyakan kepada senior/pembimbing kalian dahulu adakah membutuhkan tenaga kalian. Karena mereka sudah tahu kemampuan kalian ketika magang dahulu.
catatan : Akan menjadi masalah jika dahulu ketika magang kalian menunjukkan perilaku yang tidak baik. Oleh karena itu bagi siswa/siswi SMK hendaknya memanfaatkan masa-masa magang sebaik mungkin untuk membangun reputasi kalian sendiri. Jangan merusak kesempatan yang diberikan.

Seandainya di tempat magang tidak menerima tenaga kerja, kalian bisa titipkan nomor telepon/kontak untuk memastikan bahwa kalian siap dihubungi ketika dibutuhkan. Bisa juga kalian minta bantuan senior-senior atau pembimbing ketika magang untuk mencari informasi tentang lowongan pekerjaan, setidaknya mereka bisa merekomendasikan kalian (jika mereka tahu kemampuan kalian) kepada instansi lainnya.

2. Bikin usaha bersama
Jika tips pertama tidak berhasil, maka tips kedua ini admin yakin bisa dilakukan asalkan ada kemauan & kesungguhan kalian sebagai Alumni SMK. Diantara teman-teman satu angkatan pastilah punya kelebihan satu sama lain. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk membangun usaha bersama.
Contohnya, lulusan teknik sepeda motor, bisa coba bekerja sama membuat bengkel kecil, tambal ban & ganti oli dulu. Manfaatkan rekan yang punya tanah/tempat lokasi yang mudah diakses atau yang banyak dilalui orang. Mulailah usaha kecil dahulu sehingga tidak butuh modal besar dan resiko juga kecil.

3. Mengikuti kursus atau pelatihan skill tertentu
Bagi lulusan SMK yang mungkin tidak memiliki biaya untuk kuliah namun masih ingin mengenyam pendidikan lebih lanjut bisa mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK). BLK atau yang semacamnya biasanya ada di setiap provinsi karena BLK merupakan program pemerintah untuk meningkatkan SDM Masyarakat. Ada beberapa jenis BLK, mulai yang beasiswa penuh (bahkan diberi uang saku), ada juga BLK mandiri (bayar sendiri). BLK menjadi pilihan tepat karena selain biaya lebih murah, waktu pendidikan juga relatif tidak lama, sekitar 3 bulan saja. Namun yang paling utama adalah melalui BLK kalian bisa disalurkan ke perusahan-perusahaan yang telah bekerja sama dengan BLK tersebut. Minimal dapat ilmu baru untuk bisa buka usaha sendiri.

Nah, demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat Penting Untuk Mendapatkan NUPTK 2016

Syarat NUPTK 2016 Apa saja Syarat untuk menerbitan NUPTK Tahun 2016/2017?  Sahabat pendidik, sebelum menjawabnya, kita semua tahu, bahwa saat ini sangat banyak keluhan rekan-rekan guru yang belum memiliki Nomor unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Oleh karena itu agar jelas dan tidak membuat rekan guru galau, maka pada posting kali ini admin blog guru-id akan berbagi beberapa syarat yang menentukan diterbitkan atau tidaknya NUPTK guru dan salah satunya mengenai perhitungan Rasio Siswa Dan Guru sesuai dengan peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 . Jika Rasio guru dan siswa terpenuhi maka dengan syarat tersebut jadi acuan segala jenis tunjangan yang juga erat kaitannya dengan Nomor Unik Pendidikan dan tenaga kependidikan. Untuk lebih jelasnya berikut info syarat penerbitan NUPTK 2016. silakan baca artikelnya berikut. Pertama : Sudahkah sekolah anda melakukan verval PTK lewat akun sekolah (vervalptk.data.kemdikbud.go.id)? disitu akan diminta upload ijazah S1 serta fo...

Proses Penyusunan Laporan Keuangan

Sebagai suatu komoditi, laporan keuangan yang dihasilkan sendiri oleh manajemen, yang kegunaannya akan dikonsumsi oleh banyak pihak, harus disajikan dengan cara-cara dan prosedur-prosedur tertentu berdasarkan suatu pedoman yang berlaku. Jadi, penyajian laporan keuangan tidak bisa secara operasional tanpa mengikuti aturan tersebut. Seuatu penyelenggaraan sistem adanya catatan akuntansi harus mencakup keseluruhan aktifitas yang dibutuhkan untuk memberikan kepada manajemen berbagai macam informasi untuk perencanaan, pengendalian dan pelaporan keadaan serta operasi perusahaan. Laporan keuangan pada dasarnya adalah suatu rangkuman dari keseluruhan aktifitas yang dapat menaikkan ataupun menurunkan berbagai aktiva, kewajiban, dan modal perusahaan selama suatu peri ode tertentu. Proses penyajian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama disebut tahap pencatatan (recording phase) sedangkan lahar kedua adalah tahap pengikhtisaran (summmarizing phase). Masing-masing tahap saling berkaitan dan tidak b...

Guru Pendidikan Jasmani

Guru sebagai pendidik profesional mempunyai citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi panutan atau teladan masyarakat sekelilingnya. Masyarakat terutama akan melihat bagaimana sikap dan perbuatan guru itu sehari-hari, apakah memang ada yang patut diteladani atau tidak. Bagaimana guru meningkatkan layanannya, meningkatkan pengetahuan, memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya, dan malah bagaimana cara guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa,teman-temannya, serta anggota masyarakat sering menjadi perhatian masyarakat luas. Guru adalah sosok individu yang memiliki kemampuan dalam menransfer ilmu pengetahuan, informasi, atau pengalaman kepada peserta didiknya. Guru juga individu yang melakukan pekerjaannya didasarkan kepada kemampuan dalam mengarahkan pengalaman belajar peserta didik dalam institusi pendidikan. Menurut Makmun (1998:23) guru adalah seorang dewasa yang selalu mengusahakan terciptanya sit...