Langsung ke konten utama

Tips Lengkap Memilih Kampus Secara Bijaksana (Bag.2)

Assalamu'alaikum.
IDP-Blog. Pada kesempatan ini admin ingin share lanjutan dari artikel sebelumnya.


Tips Lengkap Memilih Kampus Secara Bijaksana
Tips Lengkap Memilih Kampus Secara Bijaksana (Bag.2)


3. MINAT VS JURUSAN

Terkadang kita memilih jurusan yang berlawanan dengan minat kita. Hal ini salah satu faktor banyaknya mahasiswa yang malas-malasan ketika kuliah. Jika kalian tidak mengalami dilema semacam ini maka kalian mesti banyak bersyukur. Banyak cerita mahasiswa yang sejatinya berminat di bidang medis tapi tidak mampu berkuliah di sana akhirnya mengambil jurusan lain yang lebih terjangkau.
Langkah bijaksana dari masalah ini adalah:
pertama, jangan mengambil jurusan yang bertolak belakang sama sekali dengan minat kalian. Ambil jurusan yang mendekati jurusan favorit kalian. Misalkan tidak mampu kuliah di kedokteran, bisa ambil di keperawatan, atau yang lebih terjangkau lagi ambil Jurusan kesehatan masyarakat atau semacamnya.
kedua, jika memang masih tidak memungkinkan, ambil jurusan yang tidak kalian benci. Tidak menyukai sesuatu bukan lantas harus membencinya, bukan? Dari sekian minat atau bakat kalian pasti ada yang cocok dengan jurusan yang ditawarkan kampus. Misalnya, kalian minat di bidang kesehatan, tapi kalian juga suka menggambar atau semacamnya, maka tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan jurusan desain, arsitektur atau semacamnya.

4. DUKUNGAN KELUARGA

Salah satu faktor penting agar bisa menjalani masa kuliah dengan baik adalah faktor keluarga. Dengan doa dan dukungan dari keluarga, admin yakin kalian akan bisa melalui masa-masa kuliah dengan relatif tenang. Oleh karena itu, jika terjadi beda pendapat antara kalian dengan keluarga tentang kuliah, hendaknya kalian dapat menjelaskan dengan baik tentang hal-hal yang menjadi pertimbangan dalam kuliah nantinya.
Jelaskan alasan kalian memilih kuliah di tempat tersebut, kenapa mengambil jurusan tersebut dan pertimbangan-pertimbangan lainnya dengan logis dan santun. Dengarkan juga tanggapan orang tua atau keluarga kalian dan tanggapi dengan baik, jangan terpancing berdebat keras yang bisa membuat suasana tidak nyaman.
Ingat kuliah adalah keputusan besar yang menyangkut masa depan kalian seumur hidup, jadi wajar jika keluarga memiliki pandangan sendiri dan tentunya semua berharap hasil yang terbaik.

5. SEMANGAT & KERJA KERAS

Tips terakhir dari admin adalah, apapun keputusan kalian nantinya jalanilah dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Kunci sukses dalam dunia kampus adalah semangat & kerja keras, karena dunia kampus tidak seperti dunia sekolah menengah yang semuanya sudah diatur secara teratur tiap menitnya. Dunia kampus adalah dunia dimana siswa mulai beralih dari kehidupan sekolah menuju ke dunia masyarakat. Akan banyak tantangan yang menguji kepribadian kalian agar siap untuk terjun kedalam kehidupan bermasyarakat nantinya. Bagi yang mampu bertahan dengan konsisten dan objektif terhadap tujuannya maka dia akan sampai kepada harapannya.

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat. Jika ada tips lain silakan tuliskan di komentar. Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat Penting Untuk Mendapatkan NUPTK 2016

Syarat NUPTK 2016 Apa saja Syarat untuk menerbitan NUPTK Tahun 2016/2017?  Sahabat pendidik, sebelum menjawabnya, kita semua tahu, bahwa saat ini sangat banyak keluhan rekan-rekan guru yang belum memiliki Nomor unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Oleh karena itu agar jelas dan tidak membuat rekan guru galau, maka pada posting kali ini admin blog guru-id akan berbagi beberapa syarat yang menentukan diterbitkan atau tidaknya NUPTK guru dan salah satunya mengenai perhitungan Rasio Siswa Dan Guru sesuai dengan peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 . Jika Rasio guru dan siswa terpenuhi maka dengan syarat tersebut jadi acuan segala jenis tunjangan yang juga erat kaitannya dengan Nomor Unik Pendidikan dan tenaga kependidikan. Untuk lebih jelasnya berikut info syarat penerbitan NUPTK 2016. silakan baca artikelnya berikut. Pertama : Sudahkah sekolah anda melakukan verval PTK lewat akun sekolah (vervalptk.data.kemdikbud.go.id)? disitu akan diminta upload ijazah S1 serta fo...

Proses Penyusunan Laporan Keuangan

Sebagai suatu komoditi, laporan keuangan yang dihasilkan sendiri oleh manajemen, yang kegunaannya akan dikonsumsi oleh banyak pihak, harus disajikan dengan cara-cara dan prosedur-prosedur tertentu berdasarkan suatu pedoman yang berlaku. Jadi, penyajian laporan keuangan tidak bisa secara operasional tanpa mengikuti aturan tersebut. Seuatu penyelenggaraan sistem adanya catatan akuntansi harus mencakup keseluruhan aktifitas yang dibutuhkan untuk memberikan kepada manajemen berbagai macam informasi untuk perencanaan, pengendalian dan pelaporan keadaan serta operasi perusahaan. Laporan keuangan pada dasarnya adalah suatu rangkuman dari keseluruhan aktifitas yang dapat menaikkan ataupun menurunkan berbagai aktiva, kewajiban, dan modal perusahaan selama suatu peri ode tertentu. Proses penyajian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama disebut tahap pencatatan (recording phase) sedangkan lahar kedua adalah tahap pengikhtisaran (summmarizing phase). Masing-masing tahap saling berkaitan dan tidak b...

Guru Pendidikan Jasmani

Guru sebagai pendidik profesional mempunyai citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi panutan atau teladan masyarakat sekelilingnya. Masyarakat terutama akan melihat bagaimana sikap dan perbuatan guru itu sehari-hari, apakah memang ada yang patut diteladani atau tidak. Bagaimana guru meningkatkan layanannya, meningkatkan pengetahuan, memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya, dan malah bagaimana cara guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa,teman-temannya, serta anggota masyarakat sering menjadi perhatian masyarakat luas. Guru adalah sosok individu yang memiliki kemampuan dalam menransfer ilmu pengetahuan, informasi, atau pengalaman kepada peserta didiknya. Guru juga individu yang melakukan pekerjaannya didasarkan kepada kemampuan dalam mengarahkan pengalaman belajar peserta didik dalam institusi pendidikan. Menurut Makmun (1998:23) guru adalah seorang dewasa yang selalu mengusahakan terciptanya sit...