Langsung ke konten utama

Dongeng Gunung Cupu Plered Purwakarta

Pada jaman dahulu kala di ceritakan ada 7 bidadari dari khayangan yang suka berjalan jalan ke bumi, para bidadari itu suka berenang sambil mandi di salah satu telaga yang sangat bening airnya.
Pada waktu sore , saat tujuh bidadari sedang asik berenang ada seorang pria datang ke telaga itu. Walaah, itu bidadari yang sering diceritakan oleh masyarakat sini!’ pria itu pun berbicara sendiri, lalu pria itu bersembunyi di belakang pohon yang berada di pinggir telaga itu,matanya tertuju ke tengah telaga sambil mengawasi para bidadari yang asik mandi tanpa tau mereka sedang di intip.
        Setelah beberapa lama memperhatikan tingkah bidadari itu, terbesit dari hati pria tu untuk mencuri salah satu pakaian bidadari itu yang berada di atas batu di sisi telaga, lalu pria itu menghampiri dan mengambil salah satu pakaian para bidadari itu.
 Setelah bidadari selesai mandi, bidadari bidadari yang lain nya segera pulang dan terbang ke khayangan, teteapi salah satu bidadari itu malah menangis karena pakaian nya hilang, lalu pria itu menghampiri dan berkata ‘mengapa kamu menangis disini ? Tanya pria itu.
Bidadari itu terkejut, mengapa ada seorang pria di tengah hutan. Bidadari itu berpikir bahwa pria ini yang mengambil pakaian nya, setelah ditanyakan pria itu mengaku, bahwa pakaian bidadari itu dicuri. Lalu pria itu berkata ‘saya akan mengembalikan nya, apabila kamu mau menikah dengan saya’.
Karena tidak tau harus apalgi, terpaksa bidadari itu menerima lamaran dari pria itu untuk menjadi istrinya.
       Setelah menikah pada suatu hari, bidadari mau mengambil padi, ke salah satu tempat untuk menutu beras, bidadari itu menemukan pakaian nya yang telah lama hilang, sudah waktunya bidadari pulang ke khayangan ,lalu pakaian bidadari itu dipakai serta member tau suaminya bahwa ia akan pergi ke khayangan,
Sang suami tidak bias melarang kehendak istrinya, pikirnya ketemu juga pakaian yang dulu saya sembunyikan, mungkin sudah waktunya aku berpisah dengan istriku.
       Setelah itu bidadari langsung terbang ke khayangan, meninggalkan anak dan suaminya, namun sebelum pulang bidadari meninggalkan cupu tempat perhiasan untuk pegangan anaknya jika suatu saat nanti bidadari ngin bertemu dengan anak nya.
Sampai sekarang cupu peninggalan bidadari itu masih ada di salah satu gunung. Kata masyarakat setempat setiap ada pendaki di percayai ada bidadari yang datang ke gunung itu untuk menemui anak dan suaminya.
Lama kelamaan, gunung tempat nyimpen cupu itu disebut gunung cupu yang berada di daerah sukatani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop -  Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan bagaimana  mengatasi laptop troubleshoot . Saat ini banyak tempat umum yang menyediakan jaringan hotspot (wifi) untuk menarik pelanggan, seperti di mall, cafe, bahkan dirumah sakit sudah menggunakan fasilitas wifi , dll. Namun ada kalanya pada saat kita mengkoneksikan ke jaringan tersebut sering terjadi masalah padahal posisi pada laptop sudah  connect  dengan jaringan wifi tersebut tetapi kenapa tidak bisa browsing atau mengakses internet? Ikuti Langkah-Langkah berikut ini : Langkah pertama cek pada bagian bawah layar pada bagian pojok kanan bawah yang biasanya menunjukan icon untuk koneksi wireless pada laptop,jika terdapat segitiga berwarna kuning dengan tanda seru  (!)  maka itu berarti anda sama sekali tidak bisa mengakses ke Internet, solusinya adalah : 1. Buka  Control Panel  kemudian pilih  Network and sharing center . 2. Setelah itu pilih...

Gaya Bahasa Retorika

1.         Metafora (menerangkan sesuatu yang sebelumnya tidak dikenal dengan mengidentifikasikannya dengan sesuatu yang dapat disadari secara langsung, jelas dan dikenal, tamsil); 2.         Monopoli Semantik (penafsir tunggal yang memaksakan kehendak atas teks yang multi-interpretatif); 2.         Fantasy Themes (tema-tema yang dimunculkan oleh penggunaan kata/istilah bisa memukau khalayak); 3.         Labelling (penjulukan, audiens diarahkan untuk menyalahkan orang lain), 4.         Kreasi Citra (mencitrakan positif pada satu pihak, biasanya si subjek yang berbicara); 5.         Kata Topeng (kosakata untuk mengaburkan makna harfiahnya/realitas sesungguhnya); 6.         Kategorisasi (menyudutkan pihak lain atau skenario menghadapi musuh yang te...

Perangkat Akreditasi SMK 2017

Assalamu'alaikum wr wb. Perangkat Akreditasi SMK 2017 Setelah sekian lama vakum, akhirnya ada kesempatan untuk update kembali blog ini. Bagi sekolah yang ingin melaksanakan akreditasi tahun 2017 ini, maka BAN (Badan Akreditasi Nasional) Sekolah/Madrasah telah mengeluarkan perangkat/instrumen Akreditasi terbaru untuk Tahun 2017. Pada Kesempatan kali ini admin ingin berbagi perangkat/instrumen Akreditasi terbaru Tahun 2017 jenjang SMK/MAK. File-nya berbentuk PDF dan admin uplad di google drive. Maka tanpa panjang lebar lagi, bagi rekan-rekan yang membutuhkan perangkat/instrumen Akreditasi terbaru Tahun 2017 (Rev. 02.04.17) jenjang SMK/MAK Silakan download di sini Di atas kami sediakan link google drive tanpa iklan, tanpa klik ini dan itu guna memudahkan rekan sekalian untuk mendownloadnya.