Langsung ke konten utama

Imam Ghazali Pernah Berpesan : Jangan Nikahi 6 type wanita ini...

Tiap orang pasti menginginkan pasangan terbaik sebagai pendamping hidupnya. Nah buat kamu pria yang masih jomblok dan sedang mencari istri, ada baiknya kamu perhatikan pesan Imam Ghazali berikut ini.
Dilansir dari rumaysho.com terdapat 6 tipe wanita yang sebaiknya kamu hindari untuk dijadikan istri.
1. Annanah
Wanita yang dimaksud adalah yang sering mengeluh dan mengadu. Berkeluh kesah memang sifat alami manusia. tapi bukan berarti tiap hal dikeluhkan. bagaimana rumah tangga bisa samawa jika ada saja yang kurang di mata istri.

2. Mannanah
Tipe wanita yang suka mengungkit kebaikan dirinya terutama pada suami. Kalau Saya pribadi menyebutnya pamrih dan perhitungan. Gimana mau ikhlas, kalau kebaikan dirinya diingat ingat terus.

3. Hannanah
Hobinya adalah membanding-bandingkan suaminya dengan suami orang. Atau anaknya dengan anak orang, istilah sekarang, rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Padahal bisa jadi tetangganya justru iri dengan keadaan yang dimilikinya.

4. Barroqoh
Tipe wanita seperti ini senang sekali bersolek atau dandan. apalagi di zaman sekarang ketika media sosial begitu aktif. kita bisa melihat banyak sekali wanita cantik yang memamerkan dandanannya. Kalau tidak menahan diri, semua ingin diikutin demi bisa tampil cantik. Bisa habis uang belanja bulanan cuma untuk beli kosmetik.

5. Haddaqah
Kalau tipa wanita sebelumnya menguras emosi suami. Nah kalau yang ini menguras kantong suami. lihat tetangga beli kulkas baru, merengek ke suami minta dibelikan kulkas juga

6. Syaddaqah
Tipe wanita yang senang sekali berbicara. Pusing kepala mendengar dia ngomel terus. kebayang kan gimana kondisi rumah tangga, Suami maupun anak-anak tidak bisa tinggal di rumah dengan damai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat Penting Untuk Mendapatkan NUPTK 2016

Syarat NUPTK 2016 Apa saja Syarat untuk menerbitan NUPTK Tahun 2016/2017?  Sahabat pendidik, sebelum menjawabnya, kita semua tahu, bahwa saat ini sangat banyak keluhan rekan-rekan guru yang belum memiliki Nomor unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Oleh karena itu agar jelas dan tidak membuat rekan guru galau, maka pada posting kali ini admin blog guru-id akan berbagi beberapa syarat yang menentukan diterbitkan atau tidaknya NUPTK guru dan salah satunya mengenai perhitungan Rasio Siswa Dan Guru sesuai dengan peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 . Jika Rasio guru dan siswa terpenuhi maka dengan syarat tersebut jadi acuan segala jenis tunjangan yang juga erat kaitannya dengan Nomor Unik Pendidikan dan tenaga kependidikan. Untuk lebih jelasnya berikut info syarat penerbitan NUPTK 2016. silakan baca artikelnya berikut. Pertama : Sudahkah sekolah anda melakukan verval PTK lewat akun sekolah (vervalptk.data.kemdikbud.go.id)? disitu akan diminta upload ijazah S1 serta fo...

Proses Penyusunan Laporan Keuangan

Sebagai suatu komoditi, laporan keuangan yang dihasilkan sendiri oleh manajemen, yang kegunaannya akan dikonsumsi oleh banyak pihak, harus disajikan dengan cara-cara dan prosedur-prosedur tertentu berdasarkan suatu pedoman yang berlaku. Jadi, penyajian laporan keuangan tidak bisa secara operasional tanpa mengikuti aturan tersebut. Seuatu penyelenggaraan sistem adanya catatan akuntansi harus mencakup keseluruhan aktifitas yang dibutuhkan untuk memberikan kepada manajemen berbagai macam informasi untuk perencanaan, pengendalian dan pelaporan keadaan serta operasi perusahaan. Laporan keuangan pada dasarnya adalah suatu rangkuman dari keseluruhan aktifitas yang dapat menaikkan ataupun menurunkan berbagai aktiva, kewajiban, dan modal perusahaan selama suatu peri ode tertentu. Proses penyajian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama disebut tahap pencatatan (recording phase) sedangkan lahar kedua adalah tahap pengikhtisaran (summmarizing phase). Masing-masing tahap saling berkaitan dan tidak b...

Guru Pendidikan Jasmani

Guru sebagai pendidik profesional mempunyai citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi panutan atau teladan masyarakat sekelilingnya. Masyarakat terutama akan melihat bagaimana sikap dan perbuatan guru itu sehari-hari, apakah memang ada yang patut diteladani atau tidak. Bagaimana guru meningkatkan layanannya, meningkatkan pengetahuan, memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya, dan malah bagaimana cara guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa,teman-temannya, serta anggota masyarakat sering menjadi perhatian masyarakat luas. Guru adalah sosok individu yang memiliki kemampuan dalam menransfer ilmu pengetahuan, informasi, atau pengalaman kepada peserta didiknya. Guru juga individu yang melakukan pekerjaannya didasarkan kepada kemampuan dalam mengarahkan pengalaman belajar peserta didik dalam institusi pendidikan. Menurut Makmun (1998:23) guru adalah seorang dewasa yang selalu mengusahakan terciptanya sit...