Langsung ke konten utama

DATABASE DENGAN MS. ACCES





I. Pendahuluan
            Ms. Acces merupakan salah satu software pengolah database yang terdapat dalam MS. Office. Selain MS. Acces masih ada software lain diantaranya MS. FoxPro,
Wwin32.anf
dBase II, Multiplan, dll.
            Sebelum kita dapat menggunakan software data base, kita harus tahu terlebih dahulu teori tentang data base. Data base atau basis data merupakan perpaduan pemikiran dan pengalaman para pakar untuk membangun database. Prinsip data base adalah bahwa data tidak boleh ada yang sama persis lebih dari sekali, karena akan mengakibatkan data rangkap yang merupakan pemborosan, di samping menjadi sulit ditentukan data mana yang benar. Data mestinya dikaitkan dengan data yang lain sehingga tidak terpisah.
            Database merupakan sekumpulan informasi atau data yang saling berhubungan yang mempunyai tujuan tertentu. Data dalam database disimpan dalam Tabel yang merupakan sekumpulan data sejenis, misalnya data nilai ujian, data konsumen IM3 dll.
            Tabel terdiri dari field dan record. Field adalah data terkecil dari tabel yang menempati kolom, sedangkan record adalah sekumpulan field yang saling berkoneksitas yang menempati kolom.
            Terdapat enam objek yang mendukung database dalam mengoperasikan data pada tabel yaitu :
  1. Query : merupakan objek yang digunakan untuk menampilkan, mengedit dan menganalisis data
  2. Form : merupakan objek untuk membuat control untuk proses pemasukan, pemeriksaan, dan pembaruan (Update) data.
  3. Report : merupakan objek untuk menampilkan data yang telah dibentuk sesuai dengan ketentuan
  4. Pages : merupakan objek untuk menampilkan data dan bekerja dengan data yang diambil dari internet
  5. Macro : merupakan objek yang terdiri dari rangkaian beberapa perintah yang dapat disimpan dan dioperasikan ulang, misalnya membuka form, mencetak report, dll
  6. Module : merupakan program-program yang ditulis dengan Acces Basic yang telah ada di dalam MS. Acces.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat Penting Untuk Mendapatkan NUPTK 2016

Syarat NUPTK 2016 Apa saja Syarat untuk menerbitan NUPTK Tahun 2016/2017?  Sahabat pendidik, sebelum menjawabnya, kita semua tahu, bahwa saat ini sangat banyak keluhan rekan-rekan guru yang belum memiliki Nomor unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Oleh karena itu agar jelas dan tidak membuat rekan guru galau, maka pada posting kali ini admin blog guru-id akan berbagi beberapa syarat yang menentukan diterbitkan atau tidaknya NUPTK guru dan salah satunya mengenai perhitungan Rasio Siswa Dan Guru sesuai dengan peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 . Jika Rasio guru dan siswa terpenuhi maka dengan syarat tersebut jadi acuan segala jenis tunjangan yang juga erat kaitannya dengan Nomor Unik Pendidikan dan tenaga kependidikan. Untuk lebih jelasnya berikut info syarat penerbitan NUPTK 2016. silakan baca artikelnya berikut. Pertama : Sudahkah sekolah anda melakukan verval PTK lewat akun sekolah (vervalptk.data.kemdikbud.go.id)? disitu akan diminta upload ijazah S1 serta fo...

Proses Penyusunan Laporan Keuangan

Sebagai suatu komoditi, laporan keuangan yang dihasilkan sendiri oleh manajemen, yang kegunaannya akan dikonsumsi oleh banyak pihak, harus disajikan dengan cara-cara dan prosedur-prosedur tertentu berdasarkan suatu pedoman yang berlaku. Jadi, penyajian laporan keuangan tidak bisa secara operasional tanpa mengikuti aturan tersebut. Seuatu penyelenggaraan sistem adanya catatan akuntansi harus mencakup keseluruhan aktifitas yang dibutuhkan untuk memberikan kepada manajemen berbagai macam informasi untuk perencanaan, pengendalian dan pelaporan keadaan serta operasi perusahaan. Laporan keuangan pada dasarnya adalah suatu rangkuman dari keseluruhan aktifitas yang dapat menaikkan ataupun menurunkan berbagai aktiva, kewajiban, dan modal perusahaan selama suatu peri ode tertentu. Proses penyajian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama disebut tahap pencatatan (recording phase) sedangkan lahar kedua adalah tahap pengikhtisaran (summmarizing phase). Masing-masing tahap saling berkaitan dan tidak b...

Guru Pendidikan Jasmani

Guru sebagai pendidik profesional mempunyai citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi panutan atau teladan masyarakat sekelilingnya. Masyarakat terutama akan melihat bagaimana sikap dan perbuatan guru itu sehari-hari, apakah memang ada yang patut diteladani atau tidak. Bagaimana guru meningkatkan layanannya, meningkatkan pengetahuan, memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya, dan malah bagaimana cara guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa,teman-temannya, serta anggota masyarakat sering menjadi perhatian masyarakat luas. Guru adalah sosok individu yang memiliki kemampuan dalam menransfer ilmu pengetahuan, informasi, atau pengalaman kepada peserta didiknya. Guru juga individu yang melakukan pekerjaannya didasarkan kepada kemampuan dalam mengarahkan pengalaman belajar peserta didik dalam institusi pendidikan. Menurut Makmun (1998:23) guru adalah seorang dewasa yang selalu mengusahakan terciptanya sit...