Langsung ke konten utama

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia


Untuk melengkapi pengertian dari manajemen sumber daya manusia harus memasukkan juga fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia. Ada dua kategori fungsi manajemen sumber daya manusia yang terdiri dari empat fungsi manajerial dan enam fungsi operasional, yang dikemukakan oleh :
Malayu S.P Hasibuan (2003 :2123) kategori pertama adalah fungsi manajerial yang terdiri dari :
a.       Perencanaan (planning)
Perencanaan adalah merencanakan tenaga kerja secara efektif dan efisien agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan  dalam  membantu  terwujudnya
tujuan.

b.      Pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian adalah kegiatan untuk mengorganisasi semua karyawan dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi dan koordinasinya, dalam bagan organisasi.
c.       Pengarahan (directing)
Pengarahan adalah mengusahakan agar pegawai mau bekerja dengan efektif serta efisien dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat.
d.      Pengawasan (controlling)
Pengawasan adalah kegiatan mengendalikan semua karyawan, agar mentaati peraturan-peraturan perusahaan dan bekerja sesuai dengan rencana.
Kategori berikutnya adalah fungsi operasional yang terdiri dari :
a.       Pengadaan (Procurement)
Pengadaan merupakan proses penarikan seleksi, penempatan, orientasi,dan induksi untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan karyawan.
b.      Pengembangan (Developing)
Pengembangan merupakan proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis, konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan pelatihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini maupun masa depan.
c.       Kompensasi (Compensation)
Pemberian balas jasa langsung dan tidak langsung, uang atau barang kepada karyawan sebagai imbalan jasa yang diberikan sebagai balas jasa yang layak dan sesuai dengan sumbangan mereka untuk mencapai tujuan organisasi.
d.      Pengintegrasian (Integration)
Pengintegrasian merupakan kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan, agar tercapai kerja sama yang serasi dan saling menguntungkan.
e.       Pemeliharaan (Maintenance)
Pemeliharaan merupakan kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan loyalitas karyawan agar mereka tetap mau bekerja sama dengan perusahaan sampai pensiun.
f.       Pemisahan hubungan kerja (Separation)
Kadang-kadang fungsi ini bukan dianggap fungsi operasional dari manajemen personalia.Meskipun sebenarnya merupakan tugas dan tanggung jawab dari manajer tersebut.Salah satu fungsi dari manajemen personalia adalah pengembalian karyawan tersebut kedalam masyarakat.Organisasi bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah karyawan setelah keluar dari perusahaan dan menjamin karyawan yang dikembalikan kedalam masyarakat dalam kondisi sebaik mungkin.
            Dapat disimpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia terbagi menjadi dua yaitu fungsi manajerial dan fungsi operasional.Fungsi manajerial titik beratnya pada perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan.Fungsi operasional titik beratnya pada pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemisahan hubungan kerja.Tujuan dari fungsi manajerial maupun fungsi operasional yang telah dikemukakan diatas adalah untuk membantu karyawan sebaik mungkin guna mencapai tujuan organisasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop

Cara Mengatasi Troubleshoot pada Laptop -  Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan bagaimana  mengatasi laptop troubleshoot . Saat ini banyak tempat umum yang menyediakan jaringan hotspot (wifi) untuk menarik pelanggan, seperti di mall, cafe, bahkan dirumah sakit sudah menggunakan fasilitas wifi , dll. Namun ada kalanya pada saat kita mengkoneksikan ke jaringan tersebut sering terjadi masalah padahal posisi pada laptop sudah  connect  dengan jaringan wifi tersebut tetapi kenapa tidak bisa browsing atau mengakses internet? Ikuti Langkah-Langkah berikut ini : Langkah pertama cek pada bagian bawah layar pada bagian pojok kanan bawah yang biasanya menunjukan icon untuk koneksi wireless pada laptop,jika terdapat segitiga berwarna kuning dengan tanda seru  (!)  maka itu berarti anda sama sekali tidak bisa mengakses ke Internet, solusinya adalah : 1. Buka  Control Panel  kemudian pilih  Network and sharing center . 2. Setelah itu pilih...

UU ITE kaitannya dengan Perkembangan E-commerce

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum. UU ini memiliki yurisdiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Sembilan pasal UU ITE mengamanatkan pembentukan Peraturan Pemerintah: Lembaga Sertifikasi Keandalan (Pasal 10 ayat 2); Tanda Tangan Elektronik (Pasal 11 ayat 2); Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (Pasal 13 ayat 6); Penyelenggara Sistem Elektronik (Pasal 16 ayat 2); Penyelenggaraan Transaksi Elektronik (Pasal 17 ayat 3); Penyelenggara Agen Elektronik (Pasal 22 ayat 2); Pengelolaan Nama Domain (Pasal 24); Tat...

Troubleshooting Jaringan

Monitoring Koneksi Salah satu bentuk paling mendasar dari monitoring koneksi berlangsung tiap hari pada jaringan. Proses user login ke jaringan akan memastikan bahwa koneksi itu sedang bekerja dengan baik atau jika tidak bagian jaringan akan segera dihubungi. Namun, ini bukanlah cara yang paling baik atau efisien dalam memonitoring jaringan yang ada. Tersedia program-program sederhana yang bisa digunakan oleh administrator untuk membuat daftar alamat IP host dan secara periodik mem-ping alamat tersebut. Jika ada masalah koneksi, program akan memperingati administrator melalui output ping. Ini merupakan cara yang paling kuno dan tidak efisien, tetapi masih lebih baik dibanding tidak melakukan apa-apa sama sekali. Aspek lain dari cara monitoring seperti ini adalah ia hanya memberitahu bahwa di suatu tempat antara stasiun monitoring dan perangkat target ada gangguan komunikasi. Gangguan bisa jadi router, switch, bagian jaringan yang tidak baik, atau memang host-nya yang sedang down. Tes p...