Langsung ke konten utama

Istilah-Istilah dalam Pencak Silat



1. Pasangan ialah sikap awal sebagai taktik untuk menentukan pola pembelaan  atau pola penyerangan berikutnya.
2. Pola Pembelaan (Pola sambut).
3. Pola Penyerangan.
4. Langkah ialah cara mendekati atau membuat jarak terhadap lawan yang langsung diiringi dengan sikap pasang yang baru.
5. Pola Langkah merupakan taktik untuk menyusun pembelaan atau serangan    yang juga dapat digunakan untuk menguasai medan.

Ketentuan nilai pada pertandingan Pencak Silat :

1.        Nilai 1      : untuk elakan atau tangkisan yang berhasil  dan di susul dengan       pukulan yang tepat mengenai sasaran.
2.      Nilai 2       : serangan kaki yang masuk pada sasaran.
3.      Nilai 3       : menjatuhkan lawan.

Perlengkapan gelanggang :
1.      Ember.
2.      Jam pertandingan.
3.      Gong atau alat yang berfungsi sama.
4.      Lampu babak.
5.      Perlengkapan pembantu pesilat.
6.      Formulir pertandingan.

Perlengkapan bertanding :
1.      Pakaian bertanding atau pakaian pencak silat berwarna hitam plus sabuk.
2.      Pelindung badan.
3.      Pelindung kemaluan.




Pembagian Kelas dalam Pencak Silat :
1.      Golongan remaja :
Kelas A 33 kg s\d 36 kg
Kelas B 36 kg s\d 39 kg
Kelas C 39 kg s\d 42 kg
Kelas D 42 kg s\d 45 kg
Kelas E 45 kg s\d 48 kg
Kelas F 48 kg s\d 51 kg
Kelas G 51 kg s\d 54 kg
Kelas H 54 kg s\d 57 kg
Kelas I  57 kg s\d 60  kg
2.      Golongan Taruna dan Dewasa :
Kelas A 40 kg s\d 45 kg
Kelas B 45 kg s\d 50 kg
Kelas C 50 kg s\d 55 kg
Kelas D 55 kg s\d 60 kg
Kelas E 60 kg s\d 65 kg
Kelas F 65 kg s\d 70 kg
Kelas G 70 kg s\d 75 kg
Kelas H 75 kg s\d 80 kg
Dengan seterusnya dengan selisih 5kg
Kelas bebas berarti diatas 65 kg.

Tugas wasit :
1.      Memimpin pertandingan berdasarkan ketentuan pertandingan.
2.      Menjaga keselamatan pesilat.
3.      Memeriksa kesiapan pesilat dan gelanggang.
4.      Memberi teguran, peringatan, dan hukuman pada pesilat.
5.      Menanyakan kepada juri bila ada keraguan.



Tugas Juri berkewajiban :
1.      Memberi penilaian pertandingan.
2.      Mencatat pelanggaran-pelanggaran.
3.      Menetukan pemenang berdasarkan jumlah nilai.
4.      Menandatangani formulir yang telah diisi.
5.      Menjawab pertanyaan atas keraguan keputusan wasit.

Tugas Pengamat Waktu :
1.      Menghidupkan dan mematikan jam pertandingan sesuai dengan aba-aba wasit dan waktu permainan yang ditentukan.
2.      Memberi isyarat kepada wasit saat perhitungan terhadap pesilat yang mengalami knock down.
3.      Memberitahukan wasit bahwa pertandingan siap dimulai.

Susunan pelaksanaan teknis pertandingan :
1.      Ketua pertandingan.
2.      Tim kesehatan dan dokter.
3.      Dewan wasit dan juri.
4.      Dewan hakim.
5.      Dewan pendekar.
6.      Pelanggaran dan hukuman.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat Penting Untuk Mendapatkan NUPTK 2016

Syarat NUPTK 2016 Apa saja Syarat untuk menerbitan NUPTK Tahun 2016/2017?  Sahabat pendidik, sebelum menjawabnya, kita semua tahu, bahwa saat ini sangat banyak keluhan rekan-rekan guru yang belum memiliki Nomor unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Oleh karena itu agar jelas dan tidak membuat rekan guru galau, maka pada posting kali ini admin blog guru-id akan berbagi beberapa syarat yang menentukan diterbitkan atau tidaknya NUPTK guru dan salah satunya mengenai perhitungan Rasio Siswa Dan Guru sesuai dengan peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 . Jika Rasio guru dan siswa terpenuhi maka dengan syarat tersebut jadi acuan segala jenis tunjangan yang juga erat kaitannya dengan Nomor Unik Pendidikan dan tenaga kependidikan. Untuk lebih jelasnya berikut info syarat penerbitan NUPTK 2016. silakan baca artikelnya berikut. Pertama : Sudahkah sekolah anda melakukan verval PTK lewat akun sekolah (vervalptk.data.kemdikbud.go.id)? disitu akan diminta upload ijazah S1 serta fo...

Proses Penyusunan Laporan Keuangan

Sebagai suatu komoditi, laporan keuangan yang dihasilkan sendiri oleh manajemen, yang kegunaannya akan dikonsumsi oleh banyak pihak, harus disajikan dengan cara-cara dan prosedur-prosedur tertentu berdasarkan suatu pedoman yang berlaku. Jadi, penyajian laporan keuangan tidak bisa secara operasional tanpa mengikuti aturan tersebut. Seuatu penyelenggaraan sistem adanya catatan akuntansi harus mencakup keseluruhan aktifitas yang dibutuhkan untuk memberikan kepada manajemen berbagai macam informasi untuk perencanaan, pengendalian dan pelaporan keadaan serta operasi perusahaan. Laporan keuangan pada dasarnya adalah suatu rangkuman dari keseluruhan aktifitas yang dapat menaikkan ataupun menurunkan berbagai aktiva, kewajiban, dan modal perusahaan selama suatu peri ode tertentu. Proses penyajian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama disebut tahap pencatatan (recording phase) sedangkan lahar kedua adalah tahap pengikhtisaran (summmarizing phase). Masing-masing tahap saling berkaitan dan tidak b...

Guru Pendidikan Jasmani

Guru sebagai pendidik profesional mempunyai citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi panutan atau teladan masyarakat sekelilingnya. Masyarakat terutama akan melihat bagaimana sikap dan perbuatan guru itu sehari-hari, apakah memang ada yang patut diteladani atau tidak. Bagaimana guru meningkatkan layanannya, meningkatkan pengetahuan, memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya, dan malah bagaimana cara guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa,teman-temannya, serta anggota masyarakat sering menjadi perhatian masyarakat luas. Guru adalah sosok individu yang memiliki kemampuan dalam menransfer ilmu pengetahuan, informasi, atau pengalaman kepada peserta didiknya. Guru juga individu yang melakukan pekerjaannya didasarkan kepada kemampuan dalam mengarahkan pengalaman belajar peserta didik dalam institusi pendidikan. Menurut Makmun (1998:23) guru adalah seorang dewasa yang selalu mengusahakan terciptanya sit...