Langsung ke konten utama

LAPORAN PENGAMATAN GERAK YANG DILAKUKAN TERHADAP SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR YANG BERKAITAN DENGAN CABANG ATLETIK.



Saya mempunyai pendapat sendiri setelah saya melakukan pengamatan gerak yang dilakukan oleh siswa-siswi sekolah dasar yang berkaitan dengan cabang atletik, karena ini merupakan salah satu tugas yang harus saya lakukan dalam mata kuliah DMP Atletik. Di bawah ini merupakan pendapat saya tentang kelebihan dan kekurangan yang ada dari hasil pengamatan yang saya lakukan, diantaranya dilihat dari segi : 
* Segi psikologis
  1. Kelebihan : Dengan melakukan gerak yang telah diperintahkan oleh seorang guru yang telah disusun segala rupa dengan menyelipkan didalamnya permainan, dapat meningkatkan psikologis anak saat anak melakukan suatu gerakan tertentu sehingga anak tidak mengalami kejenuhan dalam melakukan suatu gerakan.
  2. Kekurangan : Dengan banyaknya pola-pola gerakan yang dilakukan oleh anak dapat menyebabkan anak capai sehingga anak tidak konsentrasi atau mentalnya turun lagi dalam melakukan suatu gerakan yang dituntut agar dilakukan.
* Segi Keterampilan
a.       Kelebihan : Dengan banyaknya pola-pola gerakan yang dilakukan secara berulang-ulang maka keterampilan anak dapat bertambah sehingga dapat memungkinkan anak dapat melakukan suatu gerakan tertentu dengan baik.
b.      Kekurangan : Dengan masih mudanya usia anak, maka anak masih memerlukan banyak waktu untuk dapat menyerap atau mengingat suatu gerakan yang dapat meningkatkan keterampilan geraknya, jadi pengajar harus tekun dalam mengajarkan suatu gerakan kepada anak.
* Segi Fisik
a.       Kelebihan : Dengan belajar bergerak mengikuti perintah yang diberikan pengajar dapat membantu melatih fisik anak agar terbiasa bergerak sehingga fisik anak dapat meningkat.
b.      Kekurangan : Perlu diperhatikan pula usia anak yang masih kecil dimana fisik anak masih lemah, jadi hendaknya pengajar tidak memaksakan anak agar terus bergerak yang dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Demikian pendapat saya tentang kelebihan dan kekurangan dari hasil pengamatan yang saya lakukan. Mohon maaf bila ada kesalahan yang terdapat pada hasil pemgamatan yang saya tulis diatas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat Penting Untuk Mendapatkan NUPTK 2016

Syarat NUPTK 2016 Apa saja Syarat untuk menerbitan NUPTK Tahun 2016/2017?  Sahabat pendidik, sebelum menjawabnya, kita semua tahu, bahwa saat ini sangat banyak keluhan rekan-rekan guru yang belum memiliki Nomor unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Oleh karena itu agar jelas dan tidak membuat rekan guru galau, maka pada posting kali ini admin blog guru-id akan berbagi beberapa syarat yang menentukan diterbitkan atau tidaknya NUPTK guru dan salah satunya mengenai perhitungan Rasio Siswa Dan Guru sesuai dengan peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 . Jika Rasio guru dan siswa terpenuhi maka dengan syarat tersebut jadi acuan segala jenis tunjangan yang juga erat kaitannya dengan Nomor Unik Pendidikan dan tenaga kependidikan. Untuk lebih jelasnya berikut info syarat penerbitan NUPTK 2016. silakan baca artikelnya berikut. Pertama : Sudahkah sekolah anda melakukan verval PTK lewat akun sekolah (vervalptk.data.kemdikbud.go.id)? disitu akan diminta upload ijazah S1 serta fo...

Proses Penyusunan Laporan Keuangan

Sebagai suatu komoditi, laporan keuangan yang dihasilkan sendiri oleh manajemen, yang kegunaannya akan dikonsumsi oleh banyak pihak, harus disajikan dengan cara-cara dan prosedur-prosedur tertentu berdasarkan suatu pedoman yang berlaku. Jadi, penyajian laporan keuangan tidak bisa secara operasional tanpa mengikuti aturan tersebut. Seuatu penyelenggaraan sistem adanya catatan akuntansi harus mencakup keseluruhan aktifitas yang dibutuhkan untuk memberikan kepada manajemen berbagai macam informasi untuk perencanaan, pengendalian dan pelaporan keadaan serta operasi perusahaan. Laporan keuangan pada dasarnya adalah suatu rangkuman dari keseluruhan aktifitas yang dapat menaikkan ataupun menurunkan berbagai aktiva, kewajiban, dan modal perusahaan selama suatu peri ode tertentu. Proses penyajian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama disebut tahap pencatatan (recording phase) sedangkan lahar kedua adalah tahap pengikhtisaran (summmarizing phase). Masing-masing tahap saling berkaitan dan tidak b...

Guru Pendidikan Jasmani

Guru sebagai pendidik profesional mempunyai citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi panutan atau teladan masyarakat sekelilingnya. Masyarakat terutama akan melihat bagaimana sikap dan perbuatan guru itu sehari-hari, apakah memang ada yang patut diteladani atau tidak. Bagaimana guru meningkatkan layanannya, meningkatkan pengetahuan, memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya, dan malah bagaimana cara guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa,teman-temannya, serta anggota masyarakat sering menjadi perhatian masyarakat luas. Guru adalah sosok individu yang memiliki kemampuan dalam menransfer ilmu pengetahuan, informasi, atau pengalaman kepada peserta didiknya. Guru juga individu yang melakukan pekerjaannya didasarkan kepada kemampuan dalam mengarahkan pengalaman belajar peserta didik dalam institusi pendidikan. Menurut Makmun (1998:23) guru adalah seorang dewasa yang selalu mengusahakan terciptanya sit...